Jumat, 09 Oktober 2015

Sosiologi Industri



BAB I
PENDAHULUAN

1.1.    Latar Belakang
Sosiologi mengkaji masyarakat yang di pandang dari sudut hubungan antarmanusia tersebut di dalam masyarakat. Jadi, pada dasarnya sosiologi mempelajari masyarakat dan prilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok yang dibangunnya. Sosiologi mempelajari perilaku dan interaksi kelompok, menelusuri asal-usul pertumbuhannya serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap anggotanya. Industri merupakan aplikasi metode-metode yang kompleks dan canggih untuk memproduksi barang dan jasa secara ekonomis. Metode yang kompleks maksudnya adalah menggunakan mesin sebagai alat memperbaiki atau mengembangkan kualitas dan kuantitas produksi. Jadi, manusia dan alat digunakan untuk memenuhi kebutuhan (manusia sebagai mahluk induatri). Industri merupakan konsep yang tidak langsung sosio makna logis, dan sulit menentukan teoritis orientation sepanjang garis
Dalam sejarah peradaban, manusia terus berupaya meraih kebebasan dan kemerdekaan dengan segala cara. Sosiologi itu ilmu yang berkenaan dengan mesyarakat. Jika kita membicarakan sosiologi industri, ada dua masyarakat yang dapat kita bicarakan. Pertama adalah masyarakat tempat industri berada. Mereka bisa masyarakat yang mendorong terbentuknya industri dan mereka yang terpengaruh dalam pengertian baik dan buruk oleh industri. Kedua adalah kelompok orang yang berada dalam industri dan menjalankan industri tersebut. Kelompok orang ini mengadakan interaksi satu sama lain sehingga dapat kita katakan sebagai masyarakat Industrialisasi yang di anggap menonjol. Kriterianya adalah besarnya dampak industrialisasi yang terjadi, terhabap masyarakat. Perkembangan industri (industrialisasi) berpengaruh terhadap kondisi sosiologis masyarakat, dan sebaliknya kondisi sosiologis masyarakat berpengaruh terhadap perkembangan industri.


1.2.    Rumusan Masalah
Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam proses penyusunan makalah ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai “Pengertian Sosiologi industri”. Untuk memberi kejelasan serta menghindari meluasnya pembahasan maka dalam makalah ini masalahnya dibatasi pada:
1.2.1  Bagaimana Pengertian Sosiologi Industri?
1.2.2  Apa saja Ruang Lingkup Objek Kajian Sosiologi Industri?
1.2.3  Apa saja Teori dan pendekatan sosiologi industri?
1.2.4  Apa Manfaat Sosiologi Industri?                     

1.3.       Tujuan
Pada dasarnya tujuan penulisan makalah ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan khusus. Tujuan umum dalam penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Sosiologi Industri, dan adapun tujuan khusus dari penyusunan makalah ini adalah :
1.3.1  Untuk mengetahui Pengertian Sosiologi Industri
1.3.2  Untuk mengetahui Ruang Lingkup Objek Kajian Sosiologi Industri
1.3.3  Untuk mengetahui Teori dan pendekatan sosiologi industri
1.3.4  Untuk mengetahui Manfaat Sosiologi Industri
BAB II
PEBAHASAN

2.1     Pengertian Sosiologi Industri
Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai apa yang disebut sosiologi industri, maka kita ketahui dulu apa itu yang disebut dengan sosiologi dan apa yang disebut dengan industri.
Pengertian sosiologi secara etimologis, sosiologi berasal dari kata socius (bahasa latin: teman) dan logos (bahasa Yunani: kata, perkataan, pembicaraan). Jadi secara harfiah sosiologi adalah membicarakan, perbincangkan teman pergaulan. Pengertian sosiologi menurut beberapa ahli, diantaranya :
1.    Roucek dan warren
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan  antar manusia dalam kelompok.
2.    Soerjono Soekanto
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk medapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.
3.    Max Weber
Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.
4.    Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.
5.    Auguste Comte
Sosiologi adalah suatu studi positif tentang hukum-hukum dasar dari  berbagai  gejala sosial yang dibedakan menjadi sosiologi statis  dan sosiologi dinamis.
6.    Emile Durkheim
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta social. Fakta social adalah cara bertindak, cara berfikir, dan mampu malakukan pemaksaan dari luar terhadap individu.
7.    Wiliam F. Ogburn dan Mayer F. Nimkoff
Sosiologi adalah  penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya yaitu organisasi sosial.
8.    Max Weber
Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan social.
9.    J. A. A. Von Dorn dan C. J. Lammers
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

Pengertian industri secara umum adalah  suatu kegiatan mengolah bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Istilah industri  berasal dari bahasa latin industria yang berarti tenaga kerja. Pengertian industri secara luas adalah setiap kegiatan manusia yang bergerak dalam ekonomi yang memiliki sifat produktif  dan komersial dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beberapa pengertian industri menurut para ahli, diantaranya :
1.    Bambang Utomo
Industri adalah semua kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia untuk mengolah bahan mentah yang ada menjadi bahan setengah jadi  atau mengolah bahan setengah jadi tersebut menjadi barang yang  sudah benar-benar jadi sehingga memiliki berbagai kegunaan yang lebih bagi kepentingan manusia.
2.    Tim Grasindo
Industri adalah segala macam pekerjaan yang menghasilkan uang.
3.    Hinsa Sahaan
Industri adalah bagian dari proses yang mengelola bahan mentah menjadi  bahan baku atau bahan baku menjadi barang jadi sehingga menjadi barang yang bernilai bagi masyarakat.
4.    Wirastuti dan Dini Natalia
Industri adalah kegiatan mengolah  bahan mentah atau barang setengah jadi  menjadi barang jadi  yang mendatangkan keuntungan.
5.    Hasibuan
Menguraikan dalam lingkup mikro dan makro. Secara mikro industri adalah kumpulan dari perusahaan-perusahaan yang menghasilkan  barang-barang yang homogen, atau barang-barang yang mempunyai sifat  yang saling mengganti sangat erat. Dari segi pembentukan pendapatan yakni cenderung bersifat makro. Industri adalah kegiatan  ekonomi yang menciptakan nilai  tambah. Jadi batasan industri yaitu secara mikro sebagai kumpulan perusahaan yang menghasilkan barang sedangkan secara makro dapat membentuk pendapatan.
6.    UU No 5 tahun 1984 tentang Perindustrian
Industri adalah kegiatan ekonomi  yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang  setengah jadi, dan/bahan jadi menjadi barang yang nilai yang lebih tinggi untuk penggunaanya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industry.
7.    Sukimo
Industri adalah pekerjaan yang menjalankan kegiatan ekonomi yang  tergolong dalam sektor skunder.
8.    Kartasapoetra
Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan  mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan atau barang jadi  menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi lagi penggunaanya, termasuk kegiatan rancang bangun industry dan perekayasaan industry.
9.    Badan Pusat Statistik
Industri adalah sebuah kesatuan unit  usaha yang menjalankan kegiatan ekonomi dengan tujuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang berdomisili  pada sebuah tempat atau lokasi tertentu  dan memiliki catatan administrasi sendiri.
10. Anto Pracoyo dan tri Kurnawangsih
Industri adalah sebuah kumpulan dari beberapa perusahaan firma yang menghasilkan barang atau jasa yang sejenis yang ada pada sebuah pasar.

Dari uraian pengertian-pengertian di atas dapat ditarik kesimpualan, sosiologi industri adalah suatu subyek yang amat penting dan menarik. Kegunaanya sangat jelas, karena dunia industri dan poal-pola ekonomi dan struktur industri akan membentuk masyarakat seperti kita, identitas sosial kita dan gaya hidup kita serta akan membentuk masyarakat di mana kita hidup.
Sosiologi industri adalah cabang ilmu sosiologi yang mengkaji hubungan antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kegiatan industri. Pada hakikatnya sosiologi industri lebih menekankan pada perkembangan industri seiring dengan perkembangan masyarakat. Hal ini mengingat antara industri dan masyarakat mempunyai hubungan yang erat, karena adanya industri akan menimbulkan berbagai perubahan sosial dalam masyarakat. 

2.2     Ruang Lingkup Objek Kajian Sosiologi Industri
Sosiologi industri mengkaji hubungan antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kegiatan industri. Beberapa materi yang dipelajari antara lain peranan industri dalam perubahan sosial, aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan pokok ekonomi (produksi, distribusi, dan konsumsi), serta hubungan industri dengan berbagai struktur yang ada dalam masyarakat. Kajiannya ini menitik beratkan pada fokus manusia dan mengaitkannya dengan faktor mesin serta mekanisme kerja pabrik yang berorientasi pada efisiensi dan efektifitas.
Secara Internal, Analisis tingkah laku manusia dalam hubungan kerja diperusahaan atau industri.
-       Hubungan kerja dalam industri
-       Organisasi industri
-       Manajemen industri
-       Leadership dalam industri

Secara Eksternal, Analisis kegiatan manusia dengan latar belakang sosial ekonomi dan kultural yang berbeda-beda.
-       Tipologi masyarakat industri
-       Perkembangan masyarakat industri
-       Birokrasi (kaitan birokrasi dengan industri)
-       Analisis dampak lingkungan
-       CSR (Coorporate Sosial Responsibility)

2.3     Teori dan pendekatan sosiologi industri
Teori-teori dalam Sosiologi Industri mempunyai cakupan teori yang sangat luas. Ada tiga penyebab luas cakupan tersebut, yaitu:
·      Pertama, cakupan substansi yang dibahas di dalam sosiologi industri cukup luas.
·      Kedua adanya perbedaan tingkat analisis yang menghasilkan keragaman berbagai teori.
·      Ketiga adalah karena teori-teori yang digunakan di dalam sosiologi industri memiliki keragaman berdasarkan asal pemikirannya.

Luasnya cakupan seluruh teori yang digunakan di dalam analisis-analisis sosiologi industri itu dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori pendekatan, yaitu:
·      Pertama, pendekatan non-sosiologis
Pendekatan non-sosiologis dipelopori oleh kehadiran teori-teori yang mempunyai basis analisis psikologis. Pertama dan paling populer adalah teori manajemen ilmiah atau Taylorisme. Kedua adalah psikologi-manajerial.
·      Kedua, pendekatan sosiologis
Pendekatan sosiologis dapat dilihat dari teori Durkheim yang berpengaruh terhadap kategori teori hubungan antara manusia dari Elton Mayo, teori Dunlop. Selain itu, teori-teori Max Weber dan Karl marx,
·      Ketiga, pendekatan hubungan industrial
Pendekatan hubungan industrial, terbagi ke dalam kelompok pemikiran unitaris, pluralis, dan radikalis.

Dalam pembahasannya Pendekatan sosiologi industri terbagi pada dua pembaasan, yaitu:
Pendekatan makro, pendekatan yang berkaitan dengan struktur lembaga-lembaga kemasyarakatan, pola yang sudah mapan dari tingkah lakunya dan hubungan-hubungan serta kepentingannya yang sudah stabil. Antara lain membahas tentang:
·      Sistem produksi yang dipilih, pola-pola hak pemilihan, kekayaan, pendapatan anggota masyarakat (industri).
·      Distribusi kekuasaan dan kedudukan dalam rangka mengejar tujuan serta gaya hidup.
·      Karakter hirarki sosialnya, dan kaitannya dengan hirarki dalam organisasi industri dengan berbagai konsekuensinya.
·      Pengaruh teknologi terhadap masyarakat, bentuk hubungan yang terjadi dalam organisasi industri.
·      Konflik antar kelompok-kelompok dalam organisasi industri. Dalam sosiologi industri, pendekatan makro ditujukan untuk mempelajari suatu sistem sosial yang terdapat dalam masyarakat industri, dengan menekankan pada analisis ekonomi dan lembaga-lembaga kemasyarakatannya. ·

Pendekatan mikro, membahas tentang berbagai kenyataan dalam kehidupan sehari-hari dan sebenarnya merupakan kritik dari sosiologi makro. Juga membahas tentang berbagai macam interaksi yang membentuk pribadi individu dan pengalaman subjektif dalam dunia kerja seperti:
·      Pola bentuk kehidupan dunia kerja
·      Karakter berbagai interaksi antar induividu
·      Permainan dalam organisasi
·      Keterlibatan, dll

2.4     Manfaat Sosiologi Industri
Seperti yang telah dijelaskan di atas sosiologi industri itu membahas tentang masyarakat atau manusia dan mengaitkannya dengan faktor mesin serta mekanisme kerja pabrik yang berorientasi pada efisiensi dan efektifitas. Dari hal ini dapat ketahui manfaat dari sosiologi industri adalah:
1. Malihat lebih jelas bagaimana hubungan masyarakat dengan industri
2. Menkaji lebih jelas pekembangan industri
3. Melihat lebih jelas bagaimana masyarakat mempengaruhi industri dan sebaliknya

Pentingnya kita mempelajari sosiologi industri karena perkembangan industri (industrialisasi) berpengaruh terhadap kondisi sosiologis masyarakat. Sebaliknya kondisi sosiologis masyarakat berpengaruh terhadap perkembangan industri (industrialisasi) hal ini yang perlu kita ingat dalam mempelajari sosiologi industri.

BAB III
PENUTUP

3.1     Kesimpulan
·      Sosiologi industri adalah cabang ilmu sosiologi yang mengkaji hubungan antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kegiatan industri.
·      Sosiologi industri mengkaji hubungan antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kegiatan industri. Beberapa materi yang dipelajari antara lain peranan industri dalam perubahan sosial, aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan pokok ekonomi (produksi, distribusi, dan konsumsi), serta hubungan industri dengan berbagai struktur yang ada dalam masyarakat.
·      Teori-teori dalam Sosiologi Industri mempunyai cakupan teori yang sangat luas serta dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori pendekatan, yaitu: pendekatan non-sosiologis, pendekatan sosiologis, dan pendekatan hubungan industrial
·      Manfaat dari sosiologi industri adalah: Malihat lebih jelas bagaimana hubungan masyarakat dengan industri, Menkaji lebih jelas pekembangan industri dan Melihat lebih jelas bagaimana masyarakat mempengaruhi industri dan sebaliknya
3.2     Saran
·      Dalam pembangunan industri hendaknya kita dapat memilih industri yang baik bagi kehidupan masyarakat.
·      Masyarakat sebaiknya mengikuti perkembangan industri, namun harus juga diperhatikan dampaknya.
·      Antara masyarakat dan industri harus saling mempengaruhi.
·      Pelajarilah sosiologi industri lebih dalam sebelum mendirikan sebuah industri.
·      Lakukan berbagai pendekatan atau uji coba lebih dahulu sebelum sebuah industri didirikan
·      Saran kami industri harus memberikan manfaat pada masyarakat

DAFTAR PUSTAKA
Parker, dkk. Ciposiologi Industri.. Jakarta: Pt Rineka Cipta. 1992.
Ritzer, George & Goodman, Douglas. Teori Sosiologi Modern. Jakarta, Prenada Media, 2004.
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta, Rajawali Press, 1992.
Http://ratihsetya.blogspot.co.id-ruang-lingkup-sosiologi.html/2012/05
Zoelyer.Blogspot.Com-Sosiologi-Industri./2012/04·
Miss-Seliosa.Blogspot.Com-Pendekatan-Perspektif-Sosiologi-Industri/2012/03













2 komentar:

  1. Saya akan sangat merekomendasikan layanan pendanaan meridian Le_ kepada siapa saja yang membutuhkan bantuan keuangan dan mereka akan membuat Anda tetap di atas direktori tinggi untuk kebutuhan lebih lanjut. Sekali lagi saya memuji diri sendiri dan staf Anda untuk layanan luar biasa dan layanan pelanggan, karena ini merupakan aset besar bagi perusahaan Anda dan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan seperti saya. Semoga Anda mendapatkan yang terbaik di masa depan. Layanan pendanaan meridian adalah cara terbaik untuk mendapatkan pinjaman mudah, di sini ada email .. lfdsloans@lemeridianfds.com. Atau bicara dengan Mr Benjamin On WhatsApp Via_ + 1-989-394-3740 Terima kasih telah membantu saya dengan pinjaman sekali lagi dalam hati yang tulus, saya selamanya bersyukur.

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum kak maaf saya izin mengambil bahan bacaan kakak untuk tugas kuliah saya semoga bahan bacaan kakak bermanfaat untuk para pembaca. Terimakasih

    BalasHapus