BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
Sosiologi mengkaji masyarakat yang di pandang dari sudut
hubungan antarmanusia tersebut di dalam masyarakat. Jadi, pada dasarnya
sosiologi mempelajari masyarakat dan prilaku sosial manusia dengan meneliti
kelompok yang dibangunnya. Sosiologi mempelajari perilaku dan interaksi
kelompok, menelusuri asal-usul pertumbuhannya serta menganalisis pengaruh
kegiatan kelompok terhadap anggotanya. Industri merupakan aplikasi
metode-metode yang kompleks dan canggih untuk memproduksi barang dan jasa
secara ekonomis. Metode yang kompleks maksudnya adalah menggunakan mesin
sebagai alat memperbaiki atau mengembangkan kualitas dan kuantitas produksi.
Jadi, manusia dan alat digunakan untuk memenuhi kebutuhan (manusia sebagai
mahluk induatri). Industri merupakan konsep yang tidak langsung sosio makna
logis, dan sulit menentukan teoritis orientation sepanjang garis
Dalam sejarah peradaban, manusia
terus berupaya meraih kebebasan dan kemerdekaan dengan segala cara. Sosiologi
itu ilmu yang berkenaan dengan mesyarakat. Jika kita membicarakan sosiologi
industri, ada dua masyarakat yang dapat kita bicarakan. Pertama adalah
masyarakat tempat industri berada. Mereka bisa masyarakat yang mendorong
terbentuknya industri dan mereka yang terpengaruh dalam pengertian baik dan
buruk oleh industri. Kedua adalah kelompok orang yang berada dalam industri dan
menjalankan industri tersebut. Kelompok orang ini mengadakan interaksi satu
sama lain sehingga dapat kita katakan sebagai masyarakat Industrialisasi yang
di anggap menonjol. Kriterianya adalah besarnya dampak industrialisasi yang
terjadi, terhabap masyarakat. Perkembangan industri (industrialisasi)
berpengaruh terhadap kondisi sosiologis masyarakat, dan sebaliknya kondisi
sosiologis masyarakat berpengaruh terhadap perkembangan industri.
1.2. Rumusan Masalah
Adapun
permasalahan yang akan dibahas dalam proses penyusunan makalah ini adalah untuk
memberikan penjelasan mengenai “Pengertian Sosiologi industri”. Untuk memberi
kejelasan serta menghindari meluasnya pembahasan maka dalam makalah ini
masalahnya dibatasi pada:
1.2.1 Bagaimana Pengertian
Sosiologi Industri?
1.2.2 Apa saja Ruang
Lingkup Objek Kajian Sosiologi Industri?
1.2.3 Apa saja Teori
dan pendekatan sosiologi industri?
1.2.4 Apa
Manfaat Sosiologi Industri?
1.3.
Tujuan
Pada dasarnya tujuan penulisan
makalah ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan khusus. Tujuan
umum dalam penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata
kuliah Sosiologi Industri, dan adapun tujuan khusus dari penyusunan makalah ini
adalah :
1.3.1 Untuk mengetahui
Pengertian
Sosiologi Industri
1.3.2 Untuk mengetahui
Ruang
Lingkup Objek Kajian Sosiologi Industri
1.3.3 Untuk mengetahui
Teori
dan pendekatan sosiologi industri
1.3.4 Untuk mengetahui Manfaat Sosiologi
Industri
BAB
II
PEBAHASAN
2.1 Pengertian
Sosiologi Industri
Sebelum kita
membahas lebih lanjut mengenai apa yang disebut sosiologi industri, maka kita
ketahui dulu apa itu yang disebut dengan sosiologi dan apa yang disebut dengan
industri.
Pengertian
sosiologi secara etimologis, sosiologi berasal dari kata socius (bahasa latin: teman) dan logos (bahasa Yunani: kata, perkataan, pembicaraan). Jadi secara
harfiah sosiologi adalah membicarakan, perbincangkan teman pergaulan.
Pengertian sosiologi menurut beberapa ahli, diantaranya :
1. Roucek
dan warren
Sosiologi adalah ilmu
yang mempelajari hubungan antar manusia
dalam kelompok.
2. Soerjono
Soekanto
Sosiologi adalah ilmu
yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan
berusaha untuk medapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.
3. Max
Weber
Sosiologi adalah ilmu
yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.
4. Selo
Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Sosiologi adalah ilmu
kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial
termasuk perubahan sosial.
5. Auguste
Comte
Sosiologi adalah suatu
studi positif tentang hukum-hukum dasar dari
berbagai gejala sosial yang
dibedakan menjadi sosiologi statis dan
sosiologi dinamis.
6. Emile
Durkheim
Sosiologi adalah ilmu
yang mempelajari fakta social. Fakta social adalah cara bertindak, cara
berfikir, dan mampu malakukan pemaksaan dari luar terhadap individu.
7. Wiliam
F. Ogburn dan Mayer F. Nimkoff
Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi
sosial dan hasilnya yaitu organisasi sosial.
8. Max
Weber
Sosiologi adalah ilmu yang
berupaya memahami tindakan-tindakan social.
9. J.
A. A. Von Dorn dan C. J. Lammers
Sosiologi adalah ilmu
pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang
bersifat stabil.
Pengertian
industri secara umum adalah suatu
kegiatan mengolah bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi
yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Istilah industri berasal dari bahasa latin industria yang berarti tenaga kerja.
Pengertian industri secara luas adalah setiap kegiatan manusia yang bergerak
dalam ekonomi yang memiliki sifat produktif
dan komersial dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beberapa
pengertian industri menurut para ahli, diantaranya :
1. Bambang
Utomo
Industri adalah semua
kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia untuk mengolah bahan mentah yang
ada menjadi bahan setengah jadi atau
mengolah bahan setengah jadi tersebut menjadi barang yang sudah benar-benar jadi sehingga memiliki
berbagai kegunaan yang lebih bagi kepentingan manusia.
2. Tim
Grasindo
Industri adalah segala
macam pekerjaan yang menghasilkan uang.
3. Hinsa
Sahaan
Industri adalah bagian
dari proses yang mengelola bahan mentah menjadi
bahan baku atau bahan baku menjadi barang jadi sehingga menjadi barang
yang bernilai bagi masyarakat.
4. Wirastuti
dan Dini Natalia
Industri adalah
kegiatan mengolah bahan mentah atau
barang setengah jadi menjadi barang
jadi yang mendatangkan keuntungan.
5. Hasibuan
Menguraikan dalam
lingkup mikro dan makro. Secara mikro industri adalah kumpulan dari perusahaan-perusahaan
yang menghasilkan barang-barang yang
homogen, atau barang-barang yang mempunyai sifat yang saling mengganti sangat erat. Dari segi
pembentukan pendapatan yakni cenderung bersifat makro. Industri adalah kegiatan ekonomi yang menciptakan nilai tambah. Jadi batasan industri yaitu secara
mikro sebagai kumpulan perusahaan yang menghasilkan barang sedangkan secara makro
dapat membentuk pendapatan.
6. UU
No 5 tahun 1984 tentang Perindustrian
Industri adalah
kegiatan ekonomi yang mengolah bahan
mentah, bahan baku, barang setengah
jadi, dan/bahan jadi menjadi barang yang nilai yang lebih tinggi untuk
penggunaanya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industry.
7. Sukimo
Industri adalah
pekerjaan yang menjalankan kegiatan ekonomi yang tergolong dalam sektor skunder.
8. Kartasapoetra
Industri adalah
kegiatan ekonomi yang mengolah bahan
mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi
lagi penggunaanya, termasuk kegiatan rancang bangun industry dan perekayasaan
industry.
9. Badan
Pusat Statistik
Industri adalah sebuah
kesatuan unit usaha yang menjalankan
kegiatan ekonomi dengan tujuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang
berdomisili pada sebuah tempat atau
lokasi tertentu dan memiliki catatan
administrasi sendiri.
10.
Anto Pracoyo dan tri Kurnawangsih
Industri adalah sebuah
kumpulan dari beberapa perusahaan firma yang menghasilkan barang atau jasa yang
sejenis yang ada pada sebuah pasar.
Dari uraian
pengertian-pengertian di atas dapat ditarik kesimpualan, sosiologi industri adalah
suatu subyek yang amat penting dan menarik. Kegunaanya sangat jelas, karena
dunia industri dan poal-pola ekonomi dan struktur industri akan membentuk
masyarakat seperti kita, identitas sosial kita dan gaya hidup kita serta akan
membentuk masyarakat di mana kita hidup.
Sosiologi industri adalah cabang ilmu sosiologi yang
mengkaji hubungan antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan
kegiatan industri. Pada hakikatnya sosiologi industri lebih menekankan pada
perkembangan industri seiring dengan perkembangan masyarakat. Hal ini mengingat
antara industri dan masyarakat mempunyai hubungan yang erat, karena adanya
industri akan menimbulkan berbagai perubahan sosial dalam masyarakat.
2.2 Ruang Lingkup Objek Kajian
Sosiologi Industri
Sosiologi industri mengkaji hubungan
antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kegiatan industri.
Beberapa materi yang dipelajari antara lain peranan industri dalam perubahan
sosial, aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan pokok ekonomi (produksi,
distribusi, dan konsumsi), serta hubungan industri dengan berbagai struktur
yang ada dalam masyarakat. Kajiannya ini menitik beratkan pada fokus manusia
dan mengaitkannya dengan faktor mesin serta mekanisme kerja pabrik yang
berorientasi pada efisiensi dan efektifitas.
Secara Internal, Analisis tingkah
laku manusia dalam hubungan kerja diperusahaan atau industri.
- Hubungan kerja dalam industri
- Organisasi industri
- Manajemen industri
- Leadership dalam industri
Secara Eksternal, Analisis kegiatan
manusia dengan latar belakang sosial ekonomi dan kultural yang berbeda-beda.
- Tipologi masyarakat industri
- Perkembangan masyarakat industri
- Birokrasi (kaitan birokrasi dengan
industri)
- Analisis dampak lingkungan
- CSR (Coorporate Sosial Responsibility)
2.3 Teori dan pendekatan sosiologi industri
Teori-teori dalam Sosiologi Industri mempunyai cakupan teori
yang sangat luas. Ada tiga penyebab luas cakupan tersebut, yaitu:
· Pertama, cakupan substansi yang
dibahas di dalam sosiologi industri cukup luas.
· Kedua adanya perbedaan tingkat
analisis yang menghasilkan keragaman berbagai teori.
· Ketiga adalah karena teori-teori
yang digunakan di dalam sosiologi industri memiliki keragaman berdasarkan asal
pemikirannya.
Luasnya cakupan seluruh teori yang digunakan di dalam
analisis-analisis sosiologi industri itu dapat dikelompokkan ke dalam tiga
kategori pendekatan, yaitu:
· Pertama, pendekatan non-sosiologis
Pendekatan
non-sosiologis dipelopori oleh kehadiran teori-teori yang mempunyai basis
analisis psikologis. Pertama dan paling populer adalah teori manajemen ilmiah
atau Taylorisme. Kedua adalah
psikologi-manajerial.
· Kedua, pendekatan sosiologis
Pendekatan
sosiologis dapat dilihat dari teori Durkheim yang berpengaruh terhadap kategori
teori hubungan antara manusia dari Elton Mayo, teori Dunlop. Selain itu,
teori-teori Max Weber dan Karl marx,
· Ketiga, pendekatan hubungan industrial
Pendekatan
hubungan industrial, terbagi ke dalam kelompok pemikiran unitaris, pluralis,
dan radikalis.
Dalam pembahasannya Pendekatan sosiologi industri terbagi
pada dua pembaasan, yaitu:
Pendekatan makro, pendekatan yang berkaitan dengan
struktur lembaga-lembaga kemasyarakatan, pola yang sudah mapan dari tingkah
lakunya dan hubungan-hubungan serta kepentingannya yang sudah stabil. Antara
lain membahas tentang:
· Sistem produksi yang dipilih,
pola-pola hak pemilihan, kekayaan, pendapatan anggota masyarakat (industri).
· Distribusi kekuasaan dan kedudukan
dalam rangka mengejar tujuan serta gaya hidup.
· Karakter hirarki sosialnya, dan
kaitannya dengan hirarki dalam organisasi industri dengan berbagai
konsekuensinya.
· Pengaruh teknologi terhadap
masyarakat, bentuk hubungan yang terjadi dalam organisasi industri.
· Konflik antar kelompok-kelompok
dalam organisasi industri. Dalam sosiologi industri, pendekatan makro ditujukan
untuk mempelajari suatu sistem sosial yang terdapat dalam masyarakat industri,
dengan menekankan pada analisis ekonomi dan lembaga-lembaga kemasyarakatannya.
·
Pendekatan mikro, membahas tentang berbagai kenyataan
dalam kehidupan sehari-hari dan sebenarnya merupakan kritik dari sosiologi
makro. Juga membahas tentang berbagai macam interaksi yang membentuk pribadi
individu dan pengalaman subjektif dalam dunia kerja seperti:
· Pola bentuk kehidupan dunia kerja
· Karakter berbagai interaksi antar
induividu
· Permainan dalam organisasi
· Keterlibatan, dll
2.4 Manfaat Sosiologi Industri
Seperti yang telah dijelaskan di atas sosiologi industri itu
membahas tentang masyarakat atau manusia dan mengaitkannya dengan faktor mesin
serta mekanisme kerja pabrik yang berorientasi pada efisiensi dan efektifitas. Dari
hal ini dapat ketahui manfaat dari sosiologi industri adalah:
1.
Malihat lebih jelas bagaimana hubungan masyarakat dengan industri
2.
Menkaji lebih jelas pekembangan industri
3.
Melihat lebih jelas bagaimana masyarakat mempengaruhi industri dan sebaliknya
Pentingnya kita mempelajari sosiologi industri karena perkembangan industri (industrialisasi)
berpengaruh terhadap kondisi sosiologis
masyarakat. Sebaliknya kondisi sosiologis
masyarakat berpengaruh terhadap perkembangan industri (industrialisasi) hal ini
yang perlu kita ingat dalam mempelajari sosiologi industri.
BAB
III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
· Sosiologi industri adalah cabang
ilmu sosiologi yang mengkaji hubungan antara fenomena sosial yang terjadi dalam
masyarakat dengan kegiatan industri.
· Sosiologi industri mengkaji hubungan
antara fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kegiatan industri.
Beberapa materi yang dipelajari antara lain peranan industri dalam perubahan
sosial, aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan pokok ekonomi (produksi,
distribusi, dan konsumsi), serta hubungan industri dengan berbagai struktur
yang ada dalam masyarakat.
· Teori-teori dalam Sosiologi Industri
mempunyai cakupan teori yang sangat luas serta dapat dikelompokkan ke dalam
tiga kategori pendekatan, yaitu: pendekatan non-sosiologis, pendekatan
sosiologis, dan pendekatan hubungan industrial
· Manfaat dari sosiologi industri
adalah: Malihat lebih jelas bagaimana hubungan masyarakat dengan industri, Menkaji
lebih jelas pekembangan industri dan Melihat lebih jelas bagaimana masyarakat
mempengaruhi industri dan sebaliknya
3.2 Saran
· Dalam pembangunan industri hendaknya
kita dapat memilih industri yang baik bagi kehidupan masyarakat.
· Masyarakat sebaiknya mengikuti
perkembangan industri, namun harus juga diperhatikan dampaknya.
· Antara masyarakat dan industri harus
saling mempengaruhi.
· Pelajarilah sosiologi industri lebih
dalam sebelum mendirikan sebuah industri.
· Lakukan berbagai pendekatan atau uji
coba lebih dahulu sebelum sebuah industri didirikan
· Saran kami industri harus memberikan
manfaat pada masyarakat
DAFTAR PUSTAKA
Parker, dkk. Ciposiologi Industri.. Jakarta: Pt Rineka Cipta. 1992.
Ritzer, George & Goodman,
Douglas. Teori Sosiologi Modern.
Jakarta, Prenada Media, 2004.
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta,
Rajawali Press, 1992.
Http://ratihsetya.blogspot.co.id-ruang-lingkup-sosiologi.html/2012/05
Zoelyer.Blogspot.Com-Sosiologi-Industri./2012/04·
Miss-Seliosa.Blogspot.Com-Pendekatan-Perspektif-Sosiologi-Industri/2012/03
Saya akan sangat merekomendasikan layanan pendanaan meridian Le_ kepada siapa saja yang membutuhkan bantuan keuangan dan mereka akan membuat Anda tetap di atas direktori tinggi untuk kebutuhan lebih lanjut. Sekali lagi saya memuji diri sendiri dan staf Anda untuk layanan luar biasa dan layanan pelanggan, karena ini merupakan aset besar bagi perusahaan Anda dan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan seperti saya. Semoga Anda mendapatkan yang terbaik di masa depan. Layanan pendanaan meridian adalah cara terbaik untuk mendapatkan pinjaman mudah, di sini ada email .. lfdsloans@lemeridianfds.com. Atau bicara dengan Mr Benjamin On WhatsApp Via_ + 1-989-394-3740 Terima kasih telah membantu saya dengan pinjaman sekali lagi dalam hati yang tulus, saya selamanya bersyukur.
BalasHapusAssalamualaikum kak maaf saya izin mengambil bahan bacaan kakak untuk tugas kuliah saya semoga bahan bacaan kakak bermanfaat untuk para pembaca. Terimakasih
BalasHapus